[topic/reply keyphrase]
  METFORMIN U/MASALAH INFERTILITAS->POLYCYSTIC OVARIUM SYNDROME/PCOS
Sindrom ovarium polikistik dan infertilitas

Ketidaksuburan/infertilitas adalah gejala yang sering dialami wanita yang didiagnosis memiliki sindrom ovarium polikistik. Pada penelitian didapatkan tujuh dari sepuluh wanita yang mengalami infertilitas karena gangguan ovulasi yang juga mengalami gangguan haid (2-3 bulan sekali) ternyata mengidap sindrom ovarium polikistik. Penderita mengalami gangguan keseimbangan hormon berupa peningkatan hormon Luteinizing Hormon (LH) yang menetap sehingga terjadi gangguan ovulasi. Kadar LH yang meningkat menyebabkan sel teka yang aktif menghasilkan androgen dalam bentuk androstenedion dan testosteron. Keadaan hiperandrogenik ini menyebabkan lingkungan internal folikel bersifat dominan androgen sehingga tidak dapat berkembang dan akhirnya mati.

[i][b]Ketidakseimbangan hormon ini jugalah yang mengakibatkan mudahnya penderita sindrom ovarium polikistik yang berhasil hamil mengalami keguguran dan tidak jarang keguguran ini terjadi berul[/i]ang[/b]

Studi telah melaporkan pengobatan metformin untuk memperbaiki hirsutisme, menginduksi ovulasi dan menormalkan siklus haid (1). Sebagai contoh, menurut sebuah studi, yang tampak pada 39 wanita dengan Sindrom ovarium polikistik dan (kelebihan insulin dalam darah) hyperinsulinemia, pengobatan dengan metformin untuk wanita dengan PCOS mengakibatkan penurunan insulin serta testosteron total dan bebas, yang menyebabkan peningkatan signifikan manifestasi klinis hiperandrogenisme (produksi androgen yang berlebihan pada wanita) dan peningkatan siklus haid (3). Namun, penelitian juga menunjukkan berat badan melalui olahraga dan perubahan diet dan gaya hidup sendiri untuk menjadi seperti yang efektif dalam mengatur siklus haid dan menunjukkan peningkatan hiperandrogenisme.



by Merryani , posted on Feb, 25 (16:44)

DISCUSSION CITIES
Forum JAKARTA+
Forum BANDUNG+
Forum SURABAYA+
Forum BALI+
Forum UMUM
Forum SEMARANG+