[nama vendor][kategori] @ [jalan][daerah]

Nothing Can't Stop Our Love - Putri Asih Sekarsari & Kiki Aji Wiryawan, 17 September 2011


Bertempat di Bogor tepatnya di pertengahan bulan Mei 2011 menjadi awal Aji dan Ajeng bertemu. Aji yang merupakan seorang TNI AD saat itu sedang bertugas di Surabaya, namun bulan itu ia sedang berada di Bogor untuk kepentingan tugas lain. Beruntungnya ia hari itu, ketika Ajeng secara tidak sengaja juga menyempatkan diri berkunjung ke kota hujan tersebut yang akan mempertemukan dengan belahan jiwanya kelak.

Setelah beberapa kali pertemuan keduanya menemukan kecocokan dan memutuskan untuk serius dalam menjalani hubungan. Aji yang bertugas di Surabaya dan Ajeng tinggal di Jakarta merupakan kendala dalam menjalani hubungan bagi keduanya. Namun karena keseriusan dan komunikasi yang baik, hubungan keduanya berjalan mulus.

Tidak butuh waktu lama untuk memantapkan hati bagi keduanya melangkah ke jenjang berikutnya. Sampai akhirnya sekitar pertengahan bulan Juni, kedua keluarga sepakat untuk melangsungkan pernikahan di bulan September.

Preparation
Persiapanpun mulai dilakukan, mulai mencari gedung, catering, baju pernikahan, souvenir dan lain sebagainya. Tidak ada kendala yang berarti dalam mempersiapkan pernikahan ini. Karena Ajeng dan Aji juga dibantu oleh tim Diamond dan para kerabat dalam mempersiapkan segala kebutuhan.

Tidak terdapat konsep tertentu untuk menyelenggarakan pesta pernikahan ini. Pada dasarnya, Ajeng dan Aji ingin mengusung tema tradisional modern dengan nuansa merah marun dan sejenis burgundi. Proses pernikahan juga dimulai dengan acara pengajian dilanjutkan siraman sesuai dengan adat sunda. Untuk akad nikah, keduanya menggunakan prosesi adat sunda dengan sedikit sentuhan adat betawi. Dimulai dengan adanya rebana untuk menyambut mempelai pria dan penyerahan roti buaya. Selanjutnya prosesi adat istiadat keseluruhan menggunakan adat sunda dari mulai sungkem, huap lingkup, sawer, injak telor dan lain sebagainya.

D Day
Keesokan harinya, resepsi dilaksanakan di Gedung Sasono Adiguno TMII. Prosesi acara resepsi di gedung diawali dengan upacara tradisi corps pedang pora. Sebenarnya tidak ada alasan yang begitu spesifik mengenai pemilihan wedding venue ini, keduanya lebih dihadapkan pada pemilihan waktu yang ada.

Pada awalnya kita sudah meninjau beberapa wedding venue yang ada, akan tetapi karena lokasi yang ada tidak sesuai dengan tanggal yang diharapkan, pilihan terakhir ternyata sangat cocok dengan tanggal telah dijadwalkan. Adapun pemilihan tanggal ini sebenarnya telah melalui beberapa pilihan, pemilihan tanggal ini lebih menyesusaikan dengan kondisi kegiatan dari keluarga kedua belah pihak, dan terpilihlah tanggal 16 September 2011 tersebut sebagai akad nikah serta tanggal 17 September 2011 dijadikan waktu resepsinya.

Mengenai wedding venue ini sendiri keduanya mempunyai kesan yang cukup baik dengan kondisi lingkungannya. Gedung Sasono Adiguno TMII ini tidaklah terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, mempunyai ruangan ekstra di sebelah ruangan utama. Dalam arti sangat pas dengan jumlah undangan yang diundang oleh keduanya.

Wedding Ingredients
Wedding Akad Date : 16 September 2011
Wedding Date : 17 September 2011
Wedding Akad: Bride House, Jakarta
Wedding Venue : Gedung Sasono Adiguno TMII, Jakarta
Groom Suits : Corps Uniform
Wedding Gown : Qiva Kebaya (Aas Yahya, Bandung)
Decoration : Diamond
Make-Up : Diamond
Catering : Gedung Sasono Adiguno TMII, Jakarta
Photographer : Diamond (Aldy fotografi)
Videographer : Diamond (Aldy fotografi)
Invitation Card : printed by Kartu Media


RELATED ARTICLES
Share The Tales: `I Marry My True Love..`
Share The Tales: `Simply Elegance` a Timeless Wedding Theme
Share The Tales: `Love Distance Relationship` by Vera and Henly
Share The Tales: 'Glam, Vintage, Travelling' Theme for Divya & Michelle`s Wedding Party

ARTICLE CATEGORIES
Share The Tales Contest
Honeymoon Story Contest
Jewelry
Beauty & Fashion
Share The Tales
Events, Highlights & Products
Wedding Life
Honeymoon & Destination Weddings
Wedding Style